The best bookmaker bet365

Selamat Kepada Unit SISDA dan Unit Hidrologi & Kualitas Air Atas Keberhasilannya Mendapatkan ISO 9001:2008

Selamat Kepada Unit SISDA dan Unit Hidrologi & Kualitas Air Atas Keberhasilannya Mendapatkan ISO 9001:2008

Menu

Krisis Air

 

Krisis Air Pantura Ciayu

Karena luasnya lahan krisis, mengakibatkan buruknya kondisi hidro-arologi DAS Cimanuk, terlihat dari flektuasi debit cukup besar di bendung Rentang yaitu :
  • Q max = 1.004 m3/dtk ;
  • Q min = 4 m3/dtk ;
  • ratio 251 Q min = 4 m3/detik,
Potensi air sungai Cimanuk di Bendung Rentang rata-rata 4,3 Milyard m3/thn dan hanya dimanfaatkan 28% saja sisanya terbuang kelaut, karena belum tersedia waduk,
Sistem irigasi Rentang seluas 90.000 ha sepenuhnya mengandalkan air sungai Cimanuk, sehingga pada waktu musim kemarau selalu mengalami defisit air irigasi,
Dibagian hilir sungai Cimanuk pada musim kemarau terjadi krisis ketersediaan air baku untuk keperluan domestik, perkotaan dan industri karena tidak adanya aliran sungai hulu dan terjadi instruksi air laut hulu dan terjadi instruksi air laut.

 

Potensi SDA

 

Potensi Sumber Daya Air Cimanuk-Cisanggarung

Potensi

Sesuai rencana Induk PWS Cimanuk-Cisanggarung, diidentifikasi 13 potensi waduk di DAS Cimanuk dan 12 potensi waduk di DAS Cisanggarung : dari 25 potensi waduk tersebut, baru waduk Jatigede yang telah selesai desainnya dan saat ini dalam proses pengerjaan. Mengingat pentediaan air baku dan air irigasi sudah sangat mendesak, maka pembangunan tampungan air dalam bentuk waduk, embung/situ atau long storage dalam berbagai skala menjadi prioritas utama. Karena itu dalam PJM (2005-2009) BBWS Cimanuk-Cisanggarung, memprogramkan pembangunan dan rehabilitasi tampungan air berupa :
  • Waduk 3 lokasi,
  • Embung/situ - 10 lokasi, dan
  • Long storage - 7 lokasi.

Iklim

Curah hujan rata-rata di wilayah sungai Cimanuk Cisanggarung berkisar 890-3.470 mm/thn dengan rician DAS Cimanuk 2.800 mm/thn, DAS Cisanggarung 2.700 mm/thn, DAS Pantura Ciayu 1500 mm/thn, dan DAS Cipanas-Pangkalan 1.700 mm/thn. Mulai tahun 1980an kondisi hidrologi di ws Cimanuk-Cisanggarung telah mengalami degridasi, yang ditampilkan oleh nilaikoef aliran yang naik secara signifikan yaitu tahun 1980an sebesar 0.58 menjadi 0.74 ditahun 2002.

Air Permukaan

Potensi SDA di wilayah sungai Cimanuk-Cisanggarung + 13.38 milyad m3/thn dan air tanah + 0.9 milyad m3/thn. Dilihat dari jumlah cukup besar tetapi kalau dilihat dari distribusi waktu dan lokasi penyebaran, sangat tidak menguntungkan, untuk itu perlu manajement SDA guna mengatasi masalah ketersediaan air dalam jumlah, waktu, lokasi sesuai kebutuhan.

Ketersediaan Air

 

Status Ketersediaan Air

Data Ketersediaan Air : Status Bulan Agustus 2012

Sehubungan dengan kekeringan yang melanda daerah layanan BBWS Cimanuk-Cisanggarung, maka dengan ini kami informasikan ketersedian air pada Waduk, Situ, Embung, Bendung dan daerah kekeringan yang berada di Wilayah Sungai Cimanuk-Cisanggarung.

Data Ketersediaan Air

  1. Waduk Darma            : 20,55 Juta m3
  2. Waduk Malahayu       : 8,87 Juta m3
  3. Bendung Rentang      : 6,74 m3/det
  4. Situ Patok                    : 0,3 juta m3
  5. Situ Sedong                : 1,1 Juta m3

Daerah Yang Dilanda Kekeringan

  • Kabupaten Cirebon         : 672 Ha
  • Kabupaten Indramayu    : Total 9.528 Ha, berijin 470 Ha, tidak berijin 8.758 Ha
  • Kabupaten Majalengka  : 0
  • Kabupaten Brebes          : 400 Ha
  • Kabupaten Kuningan     : 591 Ha
Demikian informasi ketersediaan air pada daerah layanan BBWS Cimanuk-Cisanggarung terutama pada Waduk, Situ, Embung dan Bendung.

 

Pengelolaan SDA

 

Pengelolaan Sumber Daya Air

Guna memperbaiki keadaan hidrologi DAS Cimanuk, khususnya di DTA Waduk Jatigede, dilaksanakan kegiatan-kegiatan konservasi DAS secara intensif dan sinergis antara instansi-instansi terkait : Departemen Kehutanan, Departemen Pertanian, Departemen PU, Pemerintah Propinsi Jawa Barat, dan Kabupaten, sejalan dengan Gerakan Nasional Kemitraan Penyelamatan Air (GN-KPA).
 
Disamping itu, dalam rangka Program Gerakan Rehabilitasi Lahan Kritis (GRLK) dan Lahan (GNRHL) di Jawa Barat, dilaksanakan juga kegiatan GRLK dan GNRHL tersebut di DTA Waduk Jatigede. Selanjutnya, agar dampak positif dari kegiatan GN-KPA di DTA Jatigede dapat diukur dan dipantau dengan baik, telah disepakati Sub-DAS Cimanuk Hulu dan Sub-DAS Cikamiri dipakai sebagai DAS percontohan GN-KPA, dengan penekanan sebagai berikut :
  • Sub-DAS Cimanuk Hulu : sebagai percontohan konservasi DAS dengan titik berat upaya teknik vegetatif;
  • Sub-DAS Cikamiri : sebagai percontohan konservasi DAS dengan titik berat upaya teknik sipil, dengan memanfaatkan Arboterum Mata Air Cimanuk di Legok Pulus (Desa Sukakarya, Kecamatan Samarang, Garut), sebagai pusat penelitian tanaman konservasi dan pelatihan petani, generasi muda dan pelajar.

The Best bookmaker bet365 Bonus